Minggu, 06 Mei 2012

Dishup PPU Perketat Pengawasan "Speedboat"
ILUSTRASI
PENAJAM - Dinas Perhubungan, Kebudayaan, dan Pariwisata Kabupaten Penajam Paser Utara memperketat pengawasan terhadap operasional speedboat. Mereka mewajibkan motoris dan penumpang mengenakan jaket keselamatan (life jacket).

"Pengawasan kami ketatkan kembali karena sementara ini sering terjadi insiden kecelakaan speedboat," kata Kepala Dinas Hubbudpar PPU Alimuddin di Pelabuhan Speedboat Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Sabtu (5/5/12).

Dalam pengawasan itu, lanjutnya, apabila ada speedboat yang tidak melengkapi peralatan keselamatan maka petugas di pelabuhan telah dinstruksikan untuk menghentikan speedboat tersebut.

"Jadi yang bisa jalan hanya yang telah melengkapi alat keselamatan dan untuk saat ini kami menyiapkan sebanyak 110 jaket keselamatan, yang nantinya harus dikembalikan kepada petugas," lanjutnya.

Menurut Alimuddin, pengawasan ini merupakan rangkaian pembinaan yang sebenarnya sudah kerap kali dilakukan, seperti pemberian life jacket. Tetapi, katanya, para motoris tidak pernah memanfaatkannya dengan baik sehingga untuk kesekian kalinya, pihak Dishubbudpar meminjamkan jaket keselamatan kepada para motoris untuk dipergunakan bagi dirinya dan penumpang.

"Kami hanya meminjamkan saja dan berharap setiap pemilik speedboat dapat melengkapi peralatan keselamatan sendiri," kata Alimuddin.

Alimuddin juga minta secara tegas kepada semua motoris bahwa semua life jacket yang dipinjamkan tersebut tidak boleh berkurang atau hilang. Jaket tersebut merupakan aset yang harus dijaga dan dirawat bersama.

"Kita berharap masing-masing motoris bertanggung jawab atas life jacket yang dipinjamkan. Diharapkan penggunaan life jacket ini menjadi tradisi dan kebiasaan motoris serta penumpang," katanya.

Dishubbudpar akan mewajibkan semua speedboat penumpang umum di wilayah PPU yang memiliki surat atau dokumen yang sah. Berdasarkan data dari Dishubbudpar, jumlah speedboat resmi di PPU mencapai 53 unit. Sisanya sekitar puluhan unit tidak resmi.

Sabtu, 05 Mei 2012

CCTV Baru Terpasang di 38 dari 81 SPBU
 ILUSTRASI
PONTIANAK - Hingga saat ini baru 38 dari 81 stasiun pengisian bahan bakar untuk umum (SPBU) di Kalimantan Barat yang memasang kamera CCTV.
Kamera-kamera CCTV itu digunakan Pertamina untuk mengawasi distribusi bahan bakar subsidi di SPBU.
Sales Area Manager PT Pertamina Kalimantan Barat Putut Andriatno, Sabtu (5/5/2012) mengatakan, di Kota Pontianak, CCTV sudah terpasang di 80 persen SPBU. "Di luar Pontianak, pemasangan akan terus dilakukan," kata Putut.
Kamera CCTV dipakai Pertamina untuk mengawasi pengisian BBM subsidi ke kendaraan. Untuk dugaan-dugaan kecurangan di SPBU, Pertamina bisa memutar ulang rekaman CCTV.
Penyalahgunaan BBM subsidi, terutama solar, di Kalimantan Barat menempati urutan ketiga di Indonesia. Sudah lebih dari 50 kasus penyalahgunaan BBM subsidi, dengan barang bukti lebih dari 200 ton BBM subsidi.

Jumat, 04 Mei 2012

Diperkosa Majikan di Malaysia, TKI Lahirkan Dua Anak
 ILUSTRASI
PONTIANAK — SA (34), tenaga kerja asal Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, diperkosa oleh majikannya di Malaysia hingga hamil. SA melahirkan dua anak laki-laki kembar yang saat ini berumur tiga bulan.
SA ditemukan dan pernah diperkosa juga di Surade, Sukabumi, Jabar, sebelum akhirnya diselamatkan dan diamankan di Jakarta.
SA tiba di Bandara Supadio, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Jumat (4/5/2012), dengan diantar oleh tim dari Kementerian Sosial dan Direktur Yayasan Nanda Dian Nusantara Devi Tiomana. Korban kejahatan seksual itu sebelumnya menjalani rehabilitasi di Jakarta.
SA sudah hilang kontak dengan keluarganya sejak 10 tahun lalu atau sesaat setelah menjadi TKI ilegal di Malaysia. Bahkan, SA sudah dianggap meninggal oleh keluarganya.
Devi mengatakan, saat ini masih diselidiki siapa majikan dan di mana tempat kerja SA. "Yang paling penting sekarang, proses reunifikasi dengan suami dan anaknya bisa terlaksana. Keluarga meminta agar dilakukan proses hukum terhadap semua pihak yang terlibat," kata Devi.
Tim Reaksi Cepat Kementerian Sosial dan YNDN masih agak kesulitan mendapatkan informasi detail mengenai tempat kerja SA dan majikannya di Malaysia. SA ditemukan oleh penduduk di Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, tanpa identitas, lima bulan lalu.
SA sempat menjadi korban perkosaan juga di Surade, dan kasusnya masih diselidiki polisi. Devi menduga, SA bisa sampai di Surade karena terpisah dengan rombongan besar saat proses pengembalian TKI ilegal sesampainya di Jakarta.
"Namun, mungkin juga dia sedang diincar oleh mafia TKI sehingga terpisah dari rombongan," kata Devi.

Kamis, 03 Mei 2012

Pencuri Motor Ditangkap
PONTIANAK- Petugas Kepolisian Sektor Pontianak Kota, Kalimantan Barat, menangkap dua pelaku penganiayaan dan pencurian sepeda motor, Kamis (3/5/2012). Masyarakat diminta waspada karena kejahatan jalanan di Pontianak terus meningkat.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Kota Pontianak Komisaris Puji Prayitno mengatakan, tersangka pencurian sepeda motor bernama Andri Agustian ditangkap dengan barang bukti sepeda motor Honda Vario dan telepon seluler.
"Tersangka beraksi bersama tersangka Lexy yang jadi DPO dua tahun dan tertangkap beberapa hari lalu," kata Puji.
Sementara itu, tersangka penganiayaan bernama Mahdi berhasil diamankan setelah menusuk korban Ridho Fadli. Tersangka menusuk korban menggunakan pisau lipat.

Rabu, 02 Mei 2012

Baru Dua Provinsi di Indonesia Bebas Malaria
Nyamuk malaria.
PALANGKARAYA -  Baru dua provinsi di Indonesia yang sudah bebas malaria sejak tahun 2010 yakni DKI Jakarta dan Bali.
Dua daerah itu sudah terlebih dulu bebas malaria, dapat dipahami karena Jakarta adalah ibu kota negara dan Bali merupakan daerah tujuan wisata internasional.
Demikian dikatakan Direktur Pengendalian Penyakit Bersumber Binatang (P2B2) Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Rita Kusriastuti, di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Rabu (2/5/2012). Eliminasi malaria terealisasi jika kasus sudah kurang dari satu per 1.000 orang.
"Kalau penduduk di suatu wilayah tiga juta orang misalnya, bebas malaria terlaksana jika kurang dari 3.000 kasus," ujar Rita.
Jumlah penduduk Indonesia yang saat ini berisiko terkena malaria sekitar 110 juta orang. Pada tahun 2011, di Indonesia terjadi sekitar 250.000 kasus malaria. "Itu sudah dianggap baik tapi angka yang harus dicapai kurang dari 110.000 kasus per tahun," katanya.
Rita mengakui, diperlukan kerja keras untuk menurunkan kasus malaria hingga lebih dari separuh jumlah pada tahun 2011. Kendala yang dihadapi yakni infrastruktur. Karena itu, bebas malaria dinilai lebih mudah dilakukan di Jawa karena infrastruktur yang cukup baik.
"Di Jawa, daerah-daerah dengan kasus malaria cukup banyak ada di bagian selatan seperti Kabupaten Sukabumi dan Cilacap," ujar Rita.

Selasa, 01 Mei 2012

Serangan Kumbang Badak Belum Terpetakan
 Kumbang

SUNGAI RAYA - Serangan hama kumbang badak di sentra perkebunan kelapa rakyat Kecamatan Kubu, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat belum terpetakan.
Kumbang badak adalah jenis hama baru yang menyerang perkebunan kelapa rakyat di Kubu Raya secara masif. Kepala Dinas Perkebunan, Kehutanan, dan Pertambangan Kubu Raya Mulyadi mengatakan, saat ini penyuluh lapangan sedang mengumpulkan bahan di lapangan.
"Selama dua tahun saya bertugas, ini yang pertama kali. Dulu-dulu saya juga tidak mendengar serangan masif seperti itu," kata Mulyadi, Selasa (1/5/2012).
Mulyadi mengatakan, penyuluh di lapangan akan mengidentifikasi serangan hama kumbang badak itu. Itu dilakukan untuk menentukan obat pembasmi yang cocok.
Pasalnya, warga di beberapa desa di Kecamatan Kubu belum mendapatkan obat pembasmi yang cocok. Di Desa Seruat Dua dan Seruat Tiga, Kubu, sudah sekitar 3.000 pohon kelapa yang mati terserang hama kumbang badak.
Polisi Sudah Siaga di Bundaran Digulis Pontianak
 ILUSTRASI BURUH

PONTIANAK - Aparat kepolisian sudah berjaga di seputar Bundaran Digulis Universitas Tanjungpura, Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa (1/5/2012).
Bundaran Digulis diperkirakan akan menjadi salah satu pusat unjuk rasa memperingati hari buruh internasional. Pasukan dari kepolisian terkonsentrasi di beberapa sudut Bundaran Digulis.
Sebagian pasukan masih berada di depan Museum Daerah Kalbar, tempat gelar pasukan dilakukan Senin pagi.
Kendati polisi sudah berjaga, belum terlihat pergerakan kelompok-kelompok yang akan menggelar unjuk rasa. Lalu lintas di sejumlah ruas jalan di Pontianak masih lancar.